Gebyar Kirab Pawai Budaya Dalam Rangka HUT ke 68 dan ke-2 di Lokasi baru SDN Magetan Kompleks

Magetan-Pawai budaya ini diselenggarakan oleh SDN Magetan Kompleks pada sabtu (5/1). Dimulai (start) dari halaman SDN kompleks hingga finis di depan gedung Surya Graha Kabupaten Magetan dan turut berpartisipasi juga dari TK Bhayangkari dan TK Unggulan Magetan dengan mengambil tema HUT yaitu “Memupuk Jiwa Kreatif Menuju Era Kompetitif”.

 

Warasati, M.Pd selaku Kepala Sekolah berharap, semoga SDN Magetan Komplek menjadi sekolah yang SMART, sekolah yang menjadi harapan warga Magetan ini juga sesuai dengan Visi Bupati Magetan, oleh sebab itu SDN Magetan Kompleks siap mendukung Visi Bupati Magetan yang SMART (Sehat, Maju, Agamis, Ramah, Terampil).

 

 Kilas balik perjalanan sejarah SDN Magetan kompleks 68 tahun telah berlalu, berawal dari Sekolah Rakyat Perempuan (SRP) yang siswanya khusus perempuan yang siap menempuh pendidikan kelas 4 s.d 6, sekolah ini berdiri sejak jaman penjajahan dan telah banyak menorehkan jejak derap langkah yang berliku.

 

Dimulai dari nama SRP yang bertahan tepatnya pada 19 Juli 1951 dan berganti nama menjadi Sekolah Rakyat Magetan (SR Magetan) komunitas siswa yang diterima tidak lagi kelas 4, namun dimulailah program baru dalam penerimaan siswa yaitu, diawali kelas 1 dan menerma siswa laki-laki. Kemudian berganti nama lagi menjadi SDN Magetan, masyarakat yang ingin menyekolahkan putra-putrinya semakin banyak dan sudah tidak muat lagi untuk menampung murid. Maka tahun 1968 dibentuk satu lembaga lagi yang masih dalam satu atap juga yaitu, SDN Margatomo. Ke tiga lembaga tersebut masih tetap mengalami penyempurnaan nama lagi yaitu SDN Magetan 2, SDN Magetan 3 dan SDN Magetan 4. Yang kemudian berganti nama lagi menjadi SDN Magetan Komplek sampai sekarang. (Wan)

  • Gebyar Kirab Pawai Budaya
  • Gebyar Kirab Pawai Budaya
  • Gebyar Kirab Pawai Budaya