SOSIALISASI PERDA NO 5 TAHUN 2017 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK (KTR) DI KABUPATEN MAGETAN

MAGETAN-Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan mengadakan sosialisasi Perda No 5 Tahun 2017 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) pada , Kamis (8/10) bertempat di Gedung Korpri Kabupaten Magetan.

Mengacu pada Pasal 115 ayat (2) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Pasal 52 Peraturan Pemerintah  Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan Yang mengandung Zat Adiktif  Berupa Produk  Tembakau bagi kesehatan , maka Pemerintah Daerah wajib menetapkan Kawasan Tanpa  Rokok (KTR).

Kawasan Tanpa Rokok (KTR) merupakan jalan tengah pemenuhan  hak asasi bagi orang yang merokok dan orang yang tidak merokok ketika berada di ruang publik.

Pada aturannya, Bupati  menyediakan serta memetakan 7  kawasan tanpa rokok yakni 5 kawasan steril tanpa rokok meliputi, fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum serta 2 kawasan lainnya yakni tempat yang wajib menyediakan smoking area / area khusus merokok adalah  tempat kerja dan tempat umum.

Sedangkan pada Kawasan Tanpa Rokok ada 5 larangan yang perlu diketahui dan dipatuhi bagi masyarakat yakni larangan memproduksi rokok pada  Kawasan Tanpa Rokok (KTR) , larangan menjual rokok, larangan menyelenggarakan iklan rokok, larangan mempromosikan rokok dan larangan merokok.

Narasumber pada sosialisasi berasal dari Bagian Hukum Setdakab Magetan dan Daniel Maranatha dari RSUD Dr Soetomo. Materi yang diulas  meliputi Peraturan Daerah nomor 5 Tahun 2017 tentang Kawasan Tanpa Rokok, Dampak Merokok pada Kesehatan dan Upaya berhenti merokok.

Pada paparannya Daniel Maranatha berharap dengan adanya sosialisasi yang terselenggara tersebut  mampu memberikan pemahaman dan pengetahuan dan memunculkan kemawasan diri tentang dampak merokok dan bahaya asap rokok bagi perokok aktif maupun bagi perokok pasif. Pihaknya juga memaparkan bahwa terdapat 4000 senyawa toxic yang ada pada asap rokok 3 senyawa yang paling berbahaya adalah Nicotin, Carbon Monoxcide, dan Tar, disisi lain aktifitas  merokok bagi perokok aktif mendapatkan 25% asap rokok yang dihisap dan bagi perokok pasif asap rokok yang terhisap mencapai 75% yang mana keseluruhannya berdampak buruk baik pada perokok aktif maupun perokok pasif. (Ay)

  • SOSIALISASI PERDA NO 5 TAHUN 2017 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK (KTR) DI KABUPATEN MAGETAN
  • SOSIALISASI PERDA NO 5 TAHUN 2017 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK (KTR) DI KABUPATEN MAGETAN
  • SOSIALISASI PERDA NO 5 TAHUN 2017 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK (KTR) DI KABUPATEN MAGETAN
  • SOSIALISASI PERDA NO 5 TAHUN 2017 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK (KTR) DI KABUPATEN MAGETAN
  • SOSIALISASI PERDA NO 5 TAHUN 2017 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK (KTR) DI KABUPATEN MAGETAN
  • SOSIALISASI PERDA NO 5 TAHUN 2017 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK (KTR) DI KABUPATEN MAGETAN